Efek Stres pada Anak

Apakah anak-anak bisa mengalami stres? Ternyata kondisi sosial ekonomi keluarga bisa menjadi pemicu munculnya tingkat stres yang berbeda di kalangan anak-anak. Anak-anak yang berasal dari keluarga mampu biasanya akan memiliki konsentrasi kortisol yang lebih rendah dibandingkan dengan yang berasal dari keluarga yang kurang mampu. Kondisi fisik dan mental seseorang dengan berbagai kelompok usia akan terpengaruh apabila dia mengalami stres.

Penelitian tentang hubungan antara stres dengan penyakit telah dilakukan oleh peneliti dari Australia. Stres dapat memicu penyakit yang ringan seperti perut kembung, maupun sampai yang tingkatannya kronis yaitu kanker. Hormon yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit adalah neuropeptide Y (NPY) yang sangat mengganggu sistem imun seseorang, sehingga dapat menyebabkan sakit.

Pada saat mengalami stres, sel saraf akan melepaskan banyak hormon NPY. Hormon ini kemudian akan bergerak memasuki aliran darah menuju sel-sel yang berperan dalam sistem imun serta akan membersihkan tubuh dari patogen. Hormon ini selain berpengaruh terhadap tekanan darah, juga berpengaruh terhadap jantung.
Di sisi lain, ternyata hormon NPY sangat berguna bagi tubuh karena telah memberi jalan masuk untuk mencari cara penanggulangan berbagai macam penyakit. Stres tidak akan hilang dengan menggunakan obat, tetapi stres dapat hilang apabila kita dapat mengatur cara hidup sehat kita.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.